Tampilkan postingan dengan label Atletik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Atletik. Tampilkan semua postingan

Sejarah Atletik

Sejarah Atletik |Kumpulan-olahraga| ~ Menurut Sejarah Atletik Dunia merupakan salah satu cabang yang pertama kali dipertandingkan dalam Olimpiade, dimana Eventsatu-satunya adalah Lari atau Stade, Atletik disebut juga sebagai Ibu dari Olah raga lain nya (Mother Of Sport), pada zaman yunani kuno Olahraga atletik diadakan bertujuan untuk menunjukan siapa yang terkuat, tercepat dan tertinggi (Portius, Altius dan Stius) dari yang lainya. Atletik merupakan olahraga yang tumbuh dan berkembang dengan kegiatan alami manusia seperti lari lempar dan lompat sehingga manusia pada zaman intu melatih dirinya agar mampu berlari cepat karena merupakan suatu kehormatan apabila mereka dapat menjuarai kejuaraan tersebut. 

Sejarah Atletik 

Sejarah Atletik ~ Di abad 19 organisasi formal dari event modern dimulai. Ini termasuk dengan olahraga reguler dan latihan di rezim sekolahan. Royal Millitary College di Sandhurst mengklaim menggunakan ini pertamakali di tahun 1812 dan 1825 tetapi tanpa bukti nyata. Pertemuan yang paling tua diadakan di Shrewsbury, Shropshire di 1840 oleh Royal Shrewsbury School Hunt. Ada detail dari seri pertemuan tersebut yang ditulis 60 tahun kemudian oleh C.T Robinson dimana dia seorang murid disana pada tahun 1838 sampai 1841. Eeck Military Academy dimana Woolwich menyelenggarakan sebuah kompetisi yang diorganisir pada tahun 1849, tetapi seri reguler pertama dari pertemuan digelar di Exeter College,Oxford dari 1850. 




Sejarah Atletik ~ Atletik modern biasanya diorganisir sekitar lari 400 m di trek di hampir semua even yang ada. Acara lapangan (melompat dan melempar) biasanya memakai tempat di dalam trek. Atletik termasuk di dalam Olimpiade modern di tahun 1896 dan membentuk dasar-dasarnya kemudian. Wanita pertama kali dibolehkan berpartisipasi di trek dan lapangan dalam event Olimpiade tahun 1928. Sebuah badan pengelola internasional dibentuk, IAAF dibentuk tahun 1912. IAAF menyelenggarakan beberapa kejuaraan dunia outdoor di tahun 1983. Ada beberapa pertandingan regional seperti kejuaraan Eropa, Pan-American Games dan Commonwealth Games. Sebagai tambahan ada sirkuit Liga Emas professional, diakumulasi dalam IAAF World Athletics Final dan kejuaraan dalam ruangan seperti World Indoor Championship. Olahraga tersebut memiliki profil tinggi selama kejuaraan besar, khususnya Olimpiade, tetapi yang lain kurang populer. 

Sejarah Atletik ~ AAU (Amateur Athletic Union) adalah badan pengelola di Amerika Serikat sampai runtuh dibawah tekanan profesionalisme pada akhir tahun 1970. Sebuah badan baru bernama The Athletic Congress (TAC) dibentuk, dan akhirnya dinamai USA Track and Field (USATF atau USA T&F). Sebuah tambahan, organisasi dengan struktural yang lebih kecil, Road Runner Club of America (RRCA) juga ada di USA untuk mempromosikan balap jalanan. Di masa modern, atlet sekarang bisa menerima uang dari balapan, mengakhiri sebutan “amatirisme” yang ada sebelumnya. Atletik dibagi kedalam tiga Nomor yaitu : 

A. Sejarah Atletik ~ Lari Pengertian 

Lari menurut kamus besar bahasa indonesi adalah Gerakan melangkah dengan kecepatan tinggi, akan tetapi lari sangatlah berbeda dengan melangkah dikarenakan ketika kita melakukan lari kaki tidak bersamaan menyentuh tanah seperti kita berjalan. dalam Olahraga Atletik lari menjadi salah satu Nomor yang dipertandingkan dan dibagi kedalam 3 (tiga) macam diantaranya : 

1. Lari jarak pendek 
  • Putra: 100 m, 200 m, dan 400 m 
  • Putri; 100 m, 200 m, dan 400 m 


2. Lari Jarak Menengah 
  • a. Putra : 800 m, 1500 m,, dan 3000 m (special Chose) 
  • b. Putri: 800 m, 1500 m, dan 3000 m 


3. Lari jarak Jauh Putra dan Putri 5000 dan 10000 m. 

4. Lari Estafet 

5. Lari Gawang 

6. Lari Marathon Putra/Putri 42.195 m. 

B. Sejarah Atletik ~ Pengertian Lompat


Lompat menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah Bergerak dengan mengangkat kaki yang diawali dengan awalan secara bersama sama, dalam atletik lompat dibagi kedalam beberapa cabang yaitu : 

1. Lompat tinggi 

2. Lompat Jauh. 

3. Lompat Galah 

4. dan Lompat Jangkit 

Pada dasarnya dalam melakukan lompatan ini ada beberapa Teknik bagian yang sangat penting diantaranya adalah Teknik Awalan, tumpuan, Melayang dan ketika mendarat. 

C. Sejarah Atletik ~ Lempar Pengertian 


Lempar Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah melontarkan jauh-jauh suatu benda, dalam olahraga Atletik ini lempar termasuk kedalam Nomor yang dipertandingkan. ada dua jenis Nomor lempar yang dipertandingkan dalam Atletik diantaranya Lempar Lembing dan Lempar Cakram perbedaan Lempar Lembing dan Lempar Cakram adalah pada benda yang dilemparkan untuk lempar Lembing alat yang diginakan adalah berupa Tongkat yang tebuat dari Bambu atau kayu dengan ujung yang runcing agar tongkat yang dilemparkan tersebut dapat menancap pada arena lemparan. berbeda dengan Lempar Cakram yang menggunakan alat yang terbuat dari karet berbentuk Bundar pipih seperti pesawat Ufo. 

Demikian Sejarah Atletik semoga bermanfaat. untuk lebih jelas nya mengenai nomor yang dipertandingakan dalam Atletik akan saya tulis dalam artikel berikut nya. 

Kunjungi Juga : 

1. Lari Jarak Pendek 
2. Lari Jarak Jauh 
3. Lari Jarak Menengah 
4. Lari Estafet 
5. Sejarah Atletik

Sejarah Lompat Galah

Sejarah Lompat Galah |Kumpulan-Olahraga| ~ Menurut sumber sejarah yang kami baca Sejarah Lompat Galah di percayai sebagai olah raga yang berasal dari benua eropa, pada waktu itu galah digunakan masyarakat untuk melewati rintangan atau halangan dalam melakukan aktifitasnya, karena pada masa itu di kawasan Friesland banyak sekali medan yang curam seperti jurang dan sungai sehingga masyarakat pada saat itu menyimpan galah yang digunakan untuk menyebrangi sungai atau halangan dan rintangan yang mereka temukan ketika melakukan aktifitas nya, cara ini merupakan cara yang paling efisien karena apabila mereka menggunakan jembatan sebagai sarana penyebrangan maka mereka harus menempuh jarak yang relatif lebih jauh dan memakan cukup banyak waktu.

Sejarah Lompat Galah

Sejarah Lompat Galah ~ Lompat galah ini menggunakan alat yang bernama Fierljeppen, pada abad ke-13 Lompat galah ini sering dilakukan oleh Petani Norwegia, Seiring dengan perkembangan zaman Lompat Galah (Fierljeppen) ini mulai dipertandingkan di berbagai pelosok eropa, Pertandingan Lompat Galah ini pada awalnya di ukur berdasarkan jarak bukan ketinggian, pertandingan Lompat galah pertama kali diadakan di kawasan Pamah sekitar laut Utara.

Sejarah Lompat Galah
Sejarah Lompat Galah

Perkembangan Alat Lompat Galah

Sejarah Lompat Galah ~ Menurut Sejarah Lompat galah ini mulai di ukur berdasarkan ketinggian lompatan pada tahun 1843 yang bertempat di Club Sepakbola dan Kriket Ulverstone Cambria, galah yang digunakan terbuat dari bambu yang memiliki ujung yang tajam dan memiliki kelenturan yang cukup baik untuk melontarkan atlet, kemudian perlombaan Lompat galah ini mulai di masukan kedalam event tahunan yaitu olimpiade dan kemudian tercipta rekor dengan lompatan setinggi 3,2 M rekor ini dilakukan dengan galah yang terbuat dari Bambu, seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan sains maka penggunaan galah yang terbuat dari bambu mulai digantikan dengan Galah yang terbuat dari bahan Fiber atau karbon dan juga telah menggunakan pengamanan seperti Matras yang memenuhi standar keselamatan, yang memungkinkan untuk mengurangi resiko cedera pada atlet Lompat galah.
Pada Saat ini Lompat Galah telah masuk kedalam cabang olahraga yang di pertandingkan dalam berbagai kejuaraan resmi seperti Porda, PON, bahkan Seagames, dan olahraga Lompat Galah ini merupakan salahsatu cabang dari Olahraga Atletik.  

Olahraga Sejarah Lompat Galah Atletik Lainnya : 

1. Sejarah Atletik 
2. Jalan Cepat
3. Lompat Tinggi 

Pengertian dan Teknik lari Jarak Jauh / Lari Marathon

Pengertian dan Teknik lari Jarak Jauh / Lari Marathon |Kumpulan-olahraga| ~ Pengertian Lari Jarak jauh / Marathon merupakan salah satu cabang dari olahraga Atletik nomor Lari pada Nomor lari ini di bagi kedalam 4 macam cabang olahraga lari diantaranya adalah lari jarak pendek, lari jarak menengah (Marathon), dan lari Estafet. keempat jenis lari ini memiliki jarak tempuh yang berbeda beda dan yang memiliki jarak tempuh yang jauh dinamakan lari jarak jauh atau sering disebut juga lari Marathon.

Pada kesempatan sebelumnya Kumpulan Olahraga telah membahas tentang cabang oleharaga dan apa saja yang di pertandingkan dalam olahraga atletik ini, untuk lebih jelasnya dapat sobat baca DISINI.
Pada kesempatan kali ini Kumpulan Olahraga akan membahas tentang Pengertian dan Teknik dasar Lari Jarak Jauh Atau lari marathon untuk lebih jelasnya dapat sobat baca di bawah ini.

1.  Pengertian dan Teknik lari Jarak Jauh / Lari Marathon ~ Pengertian Lari Jarak Jauh / Marathon

Lari Jarak jauh Merupakan salah satu nomor yang di perlombakan dalam olahraga Atletik, dengan jarak tempuh sejauh kurang lebih 42.195 meter (26 mil dan 385 Yard), lari marathon atau lari jarak jauh ini merupakan nomor oleharag atletik yang paling tua dalam sejarah Olimpiade kuno, Lari Jarak Jauh atau marathon ini mulai di pertandingkan pada tahun 490 SM, yaitu ketika seorang prajurit yunani berlari membawa berita kemenangan dari Marathon ke athena yang mana jaraknya adalah sejauh 26 Mil atau 41,8 KM.

2. Pengertian dan Teknik lari Jarak Jauh / Lari Marathon ~ Teknik dasar Lari Marathon 

Pada Lari jarak Jauh terdapat teknik-teknik yang harus di kuasai oleh pelari, penggunaan teknik yang benar ini akan memungkinkan seorang pelari dapat menempuh jarak yang telah di tentukan bahkan dapat menjadi seorang pemenang dalam sebuah perlombaan lari jarak jauh / marathon ini. Pada lari jarak Jauh ini terdapat beberapa teknik yang harus dikuasai oleh pelari yang meliputi Teknik Start, Teknik Berlari, Teknik Pernafasan, dan Teknik Memasuki garis Finish untuk lebih jelasnya adalah sebagai berikut :

A. Teknik Start.

Dalam lari jarak jauh ini teknik start yang digunakan adalah dengan menggunakan start berdiri, dalam stert berdiri ini terdapar beberapa tahapan yang harus di kuasai oleh pelari diantranya adalah sebagai berikut

- Tahap 1 

Pada tahap 1 ini merupakan tahapan persiapan yang biasanya menggunakan hitungan 1 (satu), dan dengan segera pelari bersiap dengan menghadap arah tujuan lari, dengan merendahkan lutut dan pandangan kedepan.
- Tahap 2 

pada Hitungan 2 (dua) tumpuan berat bedan berada pada kaki yang disimpan pada bagian depan, dan kedua lengan bersiap untuk melakukan lari.

- Tahap 3

Pada Hitungan 3 (Ketiga) mulai lah berlari dengan mengayunkan kaki yang berada di belakang dengan menolakan kaki yang berada di bagian depan, dan mulai lah berlari.

Ketika melakukan teknik start berdiri ini pelari harus memperhatikan aba-aba yang di berikan oleh juri karena lari marathon ini di ikuti oleh puluhan atau bahkan ratusan orang peserta sehingga terkadang pelari tidak mendengar aba-aba yang di berikan oleh juri.

 B. Teknik Berlari 

Teknik berlari pada lari Jarak jauh ini sangatlah berbeda dengan lari jarak pendek yang mengharuskan pelari untuk berlari sekencang-kencangnya, akan tetapi pada jarak jauh pelari harus pandai dalam mengatur tempo ketika berlari hal ini bertujuan untuk mengefisiensikan tenaga agar kita tidak kehabisan tenaga sebelum menyelesaikan jarak yang harus di tempuh, pada lari jarak jauh ini pelari harus melakukan lari dengan langkah yang konstan dan tidak terlalu cepat, akan tetapi pada saat memasuki 2-1 Km terakhir pelari di usahakan untuk mengeluarkan seluruh kemampuan nya dan berlari sekencang mungkin apalagi kalau kita sedang menguasai perlombaan ini akan memungkinkan kita untuk memenangkan perlombaan.

C. Teknik Pernafasan

Ketika melakukan lari jarak Jauh ini teknik yang tidak kalah pentingnya adalah Teknik Pernafasan karena pernafasan ini merupakan teknik yang berfungsi untuk mempertahankan Stamina pelari, otot-otot seorang atlet ketika berlari sangatlah membutuhkan oksigen sehingga pelari akan terengah-engah ketika melakukan lari apalagi jika melakukan lari dengan intensitas tinggi. Dengan manajeman pernafasan yang baik maka akan memungkinkan seorang pelari akan dapat mengefisienkan tenaga karena dengan ini kebutuhan otot akan oksigen akan tercukupi.
Teknik pernafasan dari mulut akan akan memungkinkan oksigen (o2) yang masuk dan Karbon Dioksida (CO2) yang keluar lebih banyak jika dibandingkan dengan teknik pernafasan dari hidung, teknik pernafasan dari mulut ini juga akan memungkinkan kita lebih rileks dan santai jika dibandingkan dengan pernafasan melalui hidung, karena apabila bernafas dengan menggunakan hidung maka otot wajah akan cenderung tegang sehingga beban tubuh dan otot akan bertambah sehingga daya tahan tubuh (endurance) juga akan berkurang.
Disamping dengan teknik pernafasan menggunakan mulut seorang pelari ini juga harus menguasai tenik pengambilan nafas, untuk memungkinkan seorang pelari dapat menyelesaikan jarak yang harus di tempuh seorang pelari juga harus dapat menguasai teknik pengambilan nafas, pengambilan nafas yang baik adalah dengan bernafas dangkal dan pendek sehingga seorang pelari dapat dengan mudah untuk mengatur pernafasan.

D. Teknik Finish 

Teknik finish merupakan terknik akhiran ketika kita melakukan perlombaan lari, pada saat kita akan memasuki garis finish seorang pelari pastinya akan berlari dengan kecepatan tinggi akan tetapi bukan hanya kecepatan saja akan tetapi teknik saat memasuki garis finish juga sangat menentukan apalagi jika kita sedang kejar-kejaran dengan pelari lain, apabila kita memasuki garis finish dada harus dibusungkan dan ketika dada akan menyentuh pita garis finish maka dengan segera dada di turunkan akan tetapi hal yang harus di perhatikan adalah jangan sekali kali menggapai pita garis finish dengan menggunakan tangan hal ini akan di nyatakan sebagai pelanggaran oleh dewan juri.

Demikian lah  pembahasan Pengertian dan teknik lari jarak jauh / Lari Marathon semoga bermanfaat.

 Artikel Terkait Atletik Lainnya :
1. Sejarah atletik 
2. Lari Jarak Pendek 
3. Lari Jarak Menengah
4. Lari Jarak Jauh
5. Lari estafet
5. Sejarah Lempar Lembing.